Melempem Bersama Repsol Honda, Jorge Lorenzo Lebih Baik Balik ke Yamaha

AVDNews.net - Pengamat MotoGp, Neil Hodgson berkomentar tentang Jorge Lorenzo yang gagal bersinar bersama tim Repsol Honda .

Penurunan performa yang cukup signifikan di alami Jorge Lorenzo setelah memutuskan pindah dari Ducati ke Repsol Honda .

Mengharapkan persaingan ketat antara dua juara dunia MotoGp pada tahun ini tidak pernah terjadi dikarenakan Jorge Lorenzo tidak dapat menunjukan performa terbaiknya bersama tim Repsol Honda .

Hingga usainya seri MotoGp ke-15 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand lalu, rider berjulukan X-Fuera belum juga mampu berhasil finis di posisi 10 besar .

Jorge Lorenzo bahkan gagal mendapatkan poin dari 2 seri balapan terakhir, yaitu, seri MotoGp Aragon dan seri MotoGp Thailand 2019 .

Penurunan performa Jorge Lorenzo pada musim ini di sebabkan karena beberap faktor, yaitu faktor riwayat cedera dan faktor karakter motor RC213V .

Jorege Lorenzo selama menjalani balapan di musim MotoGp 2019 ini belum mampu beradaptasi dengan motor Honda RC213V.

Ditambah lagi cedera yang dialaminya pasca mengalami crash pada saat sesi latihan bebas di seri MotoGp Assen, Belanda pada Juni 2019 lalu, membuat situasi Jorge Lorenzo tambah semakin sulit .

Akibat mengalami cedera yang cukup parah pada bagian tulang belakang, Jorge Lorenzo sempat absen balapan sebanyak 4 seri secara beruntun .

Beragam masalah yang dialami Jorge Lorenzo, baik masalah teknis maupun non teknis, seorang pengamat MotoGp Neil Hodgson pun berkomentar .

Neil Hodgson bependapat bahwa Jorge Lorenzo hanya cocok mengendarai satu-satunya Motor M1 bagi pembalap asal Spanyol tersebut .

Neil Hodgson juga menyarankan agar Jorge Lorenzo lebih baik kembali ke Tim lamanya yang sudah membuat dirinya mampu meraih gelar juara yaitu Yamaha agar bisa bersaing ketat lagi dibarisan depan .

"Itulah yang sangat diharapkan semua orang, karena apabila dia kembali bersama Yamaha, dia pasti akan sangat cepat pulih dan mampu bersaing kembali untuk meraih gelar juara kembali," tutur Neil Hodgson dilansir AVDNews.net dari Daily Star .

Honda dengan motor RC213V memiliki jenis mesin yang sangat agresif, berbeda dengan Yamaha yang memiliki tenaga sangat lembut .

"Honda mempunyai mesin yangat agresif sedangkan Yamaha jauh lebih ramah pengguna. Ini akan memberikan kekuatan untuk Jorge Lorenzo dengan cara yang lebih lembut, dan lebih mudah di kuasai," ucap Neil Hodgson mengakhiri .

Sebelum bersama Honda dan Ducati, Jorge Lorenzo juga pernah selalu tampil impresif dan sangat menikmati kesuksesan besar bersama Yamaha diawal kariernya di kelas premier MotoGp .

Jorge Lorenzo sudah berhasil meraih gelar juara 3 kali bersama Yamaha, yaitu pada tahun 2010, 2012, dan 2015 .
loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel